The Arrow

Come and Enjoy this Forum ...
 
IndeksPortailCalendarFAQPencarianPendaftaranAnggotaGroupLogin

Share | 
 

 PSIKIATER VS BARTENDER

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
ahee
Moderator
Moderator
avatar

Jumlah posting : 135
Age : 36
Registration date : 07.06.07

PostSubyek: PSIKIATER VS BARTENDER   Fri Jun 22, 2007 11:07 am

Nino pergi ke seorang psikiater terkenal. "Aku ada masalah. Tiap kali
aku mau tidur aku selalu merasa ada orang lain di kolong tempat
tidurku. Aku takut sekali. Lama-lama aku bisa gila, Dok!"

"Selama satu tahun ini, biarkan saya mengatasi perasaan takut Anda,
Pak," kata si psikiater. "Datang dan berbicaralah dengan saya seminggu
tiga kali dalam satu tahun ini, dan kita akan lihat rasa takut Anda
akan segera hilang, Pak."

"Berapa bayarannya, Dokter?"

"Seratus ribu setiap pertemuan," kata si psikiater.

"Wuaahh ...," respon Nino.

Enam bulan kemudian si psikiater tidak sengaja bertemu dengan Nino di
jalan. "Kenapa Anda tidak pernah datang ke kantor saya, Pak?" tanya si
psikiater.

"Wuah ... seratus ribu setiap kali pertemuan sangat berat bagi saya,
Dokter. Hanya dengan 50 ribu, seorang bartender menyelesaikan masalah
dan ketakutan saya. Saya seneng bisa menghemat jutaan rupiah karena
tidak harus ke kantor Anda tiap tiga kali seminggu dalam satu tahun,"
kata Nino, "sekarang saya malah bisa bayar uang muka mobil baru."

"Oh ya!!? Bagaimana bisa seorang bartender bisa mengatasi rasa takut
Anda itu?" tanya si psikiater penasaran.

"Dia cuma nyuruh saya memotong kaki tempat tidur saya, sehingga tidak
mungkin lagi ada orang yang bisa masuk ke bawah kolongnya! Sejak itu
saya merasa aman dan bahagia."


"Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu
dan berkata kepadamu: "Janganlah takut,
Akulah yang menolong engkau." (Yesaya 41:13)
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
PSIKIATER VS BARTENDER
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
The Arrow :: Komentar :: Humor-
Navigasi: